Reklamasi adalah reklamasi adalah kegiatan yang dilakukan dengan tujuan menambah luasan
daratan untuk suatu aktivitas yang sesuai di wilayah tersebut dan juga
dimanfaatkan untuk keperluan konservasi wilayah pantai. Contoh negara yang pernah melakukan reklamasi di negaranya adalah dubai, singapore, dll. Jika kita melihat sekilas tentang pulau palm yang ada di dubai, maka tentu saja kita akan terpesona akan keindahan pulau itu. Namun, sejenak kita lupa kekurangan akan proyek reklamasi tersebut. Karena ternyata reklamasi juga memunyai dua sisi yaitu kebaikan dan keburukannya juga.
Di Indonesia, terdapat beberapa wilayah yang telah malakukan reklamasi. Dan rencana proyek reklamasi yang berada di pantai utara jakarta mendapat banyak pro dan kontra dari masyarakat. namun mari kita telaah keelebihan dan kekurangan dari reklamasi itu sendiri.
KELEBIHAN REKLAMASI
- manambah wilayah daratan, sangat bermanfaat bagi wilayah yang kekurangan dataran.
- daerah yang dilakukan reklamasi aman terhadap ancaman erosi. karena konstruksi pengaman sudah disiapkan sekuat mungkin untuk menahan gempuran ombak laut.
- bisa menjadi salah satu opsi tempat untuk berlibur. karena penataan tata lingkungannya yang bagus dan menarik serta peletakan taman yang sesuai dengan perencanaan, sehingga dapat memikat pengunjung.
- wilayah yang ketinggiannya di bawah permukaan air laut dapat aman terhadap banjir jika dibuat tembok penahan air laut disepanjang pantai.
KEKURANGAN REKLAMASI
- Peninggian muka air laut karena area yang sebelumnya berfungsi sebagai kolam telah berubah menjadi daratan.
- Akibat peninggian muka air laut maka daerah pantai lainya rawan tenggelam, atau setidaknya air asin laut naik ke daratan sehingga tanaman banyak yang mati, area persawahan sudah tidak bisa digunakan untuk bercocok tanam, hal ini banyak terjadi diwilayah pedesaan pinggir pantai.
- Musnahnya tempat hidup hewan dan tumbuhan pantai sehingga keseimbangan alam menjadi terganggu, apabila gangguan dilakukan dalam jumlah besar maka dapat mempengaruhi perubahan cuaca serta kerusakan planet bumi secara total.
- Pencemaran laut akibat kagiatan di area reklamasi dapat menyebabkan ikan mati sehingga nelayan kehilangan lapangan pekerjaan.
Dengan uraian diatas, sekiranya kita bisa menilai sendiri apakah Indonesia sudah siap untuk reklamasi. Mengingat pembangunan reklamasi tidak lah membutuhkan biaya yang sedikit, sedangkan negara kita masih berada di posisi negara berkembang. Dan kondisi ekonomi negara pun masih belum menampakkan tanda meningkat. Sedangkan, dibeberapa negara maju saja, yang telah melaksanakan reklamasi seperti jepang dan korea selatan merasakan penyeselan setelahnya. Beberapa ahli berpendapat kalau dipertimbangkan lagi memang secara
teknis proyek ini tidak layak. Setelah Korea Selatan melakukan reklamasi
tiga kali itu akhirnya melakukan moratorium atau penundaan. Demikian
juga Jepang mulai merestorasi atau mengembalikan kondisi seperti semula
setelah melakukan reklamasi masif. Benerapa pakar di Jepang saat
pertemuan di kongres kelautan Asia Timur di Vietnam yymenyesal melakukan
reklamasi, jadi di Indonesia sebaiknya juga dihentikan. Jika proyek
reklamasi ini tetap diteruskan, lanjutnya, dapat berdampak pada kematian
makhluk hidup di dalam laut dan penurunan kecepatan arus yang membuat
sirkulasi air tidak berjalan lancar.
Di Jakarta, tepatnya di pantai teluk telah dilaksanakan reklamasi dan akan dilanjutkan pembangunannya. namun, reklamasi Teluk Jakarta juga dinilai tidak bermanfaat sama sekali
bagi lingkungan. Hal ini mempertegas informasi bahwa ada yang menyebut
reklamasi bisa mengurangi banjir. Malah bisa memperparah, tidak ada
manfaat bagi lingkungan sama sekalli. Dari sisi lingkungan reklamasi
tidak bisa mencegah ada banjir di pesisir, mengurangi sendimentasi di
sungai dan kualitas air di sekitarnya. Hal ini juga diperkuat dengan
laporan kesimpulan Danish Hydraulic Institute (DHI) pada 2011 yang
menjadi konsultan Kementerian Luar Negeri dalam mengkaji dampak
lingkungan dari terbentuknya 17 pulau reklamasi tersebut. Dokumen ini
dengan jelas, reklamasi membuat terjadi perlambatan kecepatan arus,
material lama tertinggal, sendimentasi logam berat, sehingga yang ada
ini makin memperparah pencemaran dan sedimentasi. Selain itu juga dapat
dipastikan, akibat lanjutan dari reklamasi dapat membunuh biota di
sekitar wilayah tersebut. Hal ini tentu akan merugikan masyarakat yang
berprofesi sebagai nelayan, yang juga menjadi korban dari segi sosial
proyek reklamasi. Masalah sosial lainnya adanya sekitar 18 ribu nelayan
plus anak buah kapal, tidak mudah merelokasi mereka.
Oleh sebab itu, Indonesia masih perlu beberapa perbaikan dan peningkatan terlebih dahulu di bidang-bidang tertentu seperti ekonomi, pendidikan dan lain-lainnya agar siap untuk reklamasi. Karena dilihat dari kondisi negara Indonesia sekarang, jika tetap melakukan reklamasi, dampak yang akan timbul beberapa tahun kedepan tidak akan menguntungkan Bangsa Indonesia sendiri. Bayangkan saja jika pulau hasil reklamasi itu dijadikan tempat wisata dengan berbagai hotel-hotel dengan biaya yang bukan main, maka penikmat fasilitas itu semua bukannlah Bangsa Indonesia. karena ketidakterjangkauan dari segi finansial rata-rata masyarakat Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar